Trupeer Blog
Ringkas
Tanyakan kepada siapa pun yang bekerja di bidang pemasaran, mereka ingin mendapatkan lebih banyak prospek + lebih banyak balasan. Tapi bagaimana? Apakah dengan melakukan seribu panggilan telepon dingin, berharap seseorang akan mengangkat? Tidak! Waktunya sudah berubah.
Pada 2026, sebagian besar bisnis menggunakan video untuk menjangkau prospek dalam konteks B2B. Studi menunjukkan bahwa 87% pemasar B2B saat ini mengintegrasikan video ke dalam strategi pemasaran mereka. Dan hasilnya luar biasa! Studi Vidyard menunjukkan video penjualan dapat menghasilkan hingga 3x lebih banyak balasan dan open rate yang lebih tinggi sebesar 40%.
Jadi, ingin mendapatkan hasil yang mengesankan seperti itu? Di artikel ini, Anda akan mempelajari apa itu video outreach, berbagai use case yang populer, serta cara membuat video terbaik yang benar-benar dibuka orang. Anda juga akan melihat lima alat video B2B terbaik yang dapat membantu Anda.
Apa itu Outreach Video?
Outreach video adalah video singkat yang memungkinkan Anda terhubung dengan audiens target. Alih-alih mengirim email/brosur panjang atau melakukan panggilan telepon dingin, Anda mengirim video. Keunggulannya? Lebih personal, lebih visual, dan lebih mudah dipahami. Studi menunjukkan bahwa menyertakan video dalam email penjualan meningkatkan click-through rates sebesar 200% hingga 300% dibandingkan yang hanya teks.
Sekarang, jika membahas penggunaannya, Anda bisa melakukan video outreach untuk B2B untuk melayani dua tujuan utama:
Tujuan I: Outreach bisnis | Tujuan II: Outreach komunitas |
Jika Anda berusaha mengembangkan bisnis Anda. | Jika Anda berusaha mendidik, memberi informasi, atau membantu orang-orang di komunitas Anda. |
Mari pahami kedua tujuan ini secara detail:
Apa itu Business Outreach?
Tujuan – Lebih banyak prospek dan penjualan. Jika Anda ingin lebih banyak pelanggan atau prospek, Anda dapat menggunakan outreach video untuk:
Menunjukkan siapa Anda
Membahas masalah yang mungkin dimiliki pelanggan Anda
Menjelaskan bagaimana produk atau layanan Anda dapat membantu
Meminta mereka melakukan sesuatu selanjutnya, misalnya booking panggilan, mencoba free trial, atau mengunjungi situs web Anda.
Banyak bisnis masih menyerahkan layanan cold calling untuk menghasilkan prospek, tetapi pada 2026, video outreach terbukti jauh lebih personal dan efektif. Video ini singkat (30 hingga 90 detik) dan langsung pada intinya. Anda hanya berusaha membuat seseorang tertarik secara instan.
Apa itu Community Outreach?
Tujuan - Lebih banyak kepercayaan dan kesadaran yang lebih baik. Apakah bisnis Anda lebih berfokus pada melayani orang (seperti organisasi nirlaba, pendidikan, kesehatan, dll.)? Jika jawabannya ya, video outreach Anda akan terlihat berbeda.
Dalam kasus ini, Anda menjalankan video outreach untuk kampanye B2B untuk:
Menceritakan kisah yang bisa dipahami oleh audiens.
Menjelaskan isu sensitif apa pun.
Mengundang mereka untuk bergabung, mempelajari lebih lanjut, atau mengambil tindakan.
Video ini sedikit lebih panjang (sekitar 1 hingga 2 menit) dan terasa lebih emosional. Selalu ingat bahwa di sini Anda berusaha untuk terhubung dan membangun kepercayaan.
Kata-kata Saja Tidak Cukup Lagi di 2026!
Apa pun tujuan Anda, audiens Anda sudah lelah dengan email dingin! Ya, bagi kebanyakan orang, itu hanya template dan LinkedIn DM yang terdengar seperti “spam”. Perlu dicatat bahwa pembeli saat ini tidak ingin lebih banyak teks. Sebaliknya, mereka ingin koneksi yang nyata. Dan itulah mengapa video outreach untuk B2B berhasil!
Studi populer menunjukkan bahwa tim penjualan yang menggunakan video dalam outreach melihat kenaikan 16% pada open rates dan peningkatan 26% pada reply rates untuk email mereka. Kenapa? Karena ini adalah era “asynchronous selling”. Saat ini, Anda harus menampilkan wajah dan suara Anda untuk membangun kepercayaan dan terasa lebih manusiawi.
4 Use Case yang Membuat Video Outreach B2B Wajib!
Saat seseorang memutuskan untuk membeli sesuatu untuk perusahaannya, mereka biasanya melewati tiga langkah yang jelas:
Langkah | Makna |
I) Awareness | Mereka menyadari bahwa mereka punya masalah atau kebutuhan. |
II) Consideration | Mereka mulai melihat opsi-opsi. |
III) Decision | Mereka memilih siapa yang akan mereka gunakan. |
Di setiap langkah, Anda bisa menggunakan video singkat untuk menjelaskan nilai dan menjaga percakapan tetap berjalan. Mari lihat empat momen paling berguna untuk mengirim video selama perjalanan ini:
1. Account-Based Prospecting
Anda menargetkan pengambil keputusan penting di perusahaan tertentu yang ingin Anda kerja sama. Alih-alih mengirim pesan biasa atau email dingin, Anda mengirim video singkat yang dipersonalisasi (sekitar 45 hingga 60 detik).
Dalam video:
Anda menyebutkan nama orang tersebut
Anda menyebutkan sesuatu tentang bisnis mereka
Anda menjelaskan bagaimana produk atau layanan Anda dapat membantu mereka
Ingat, orang mengabaikan pesan generik! Tapi saat mereka melihat wajah Anda + mendengar suara Anda, mereka akan lebih sulit untuk mengabaikannya. Kenapa? Karena itu menunjukkan usaha. Jika Anda menjual ke bisnis lain, ini adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan respons pertama.
2. Demo Teasers
Ini adalah preview berdurasi 60 detik yang meningkatkan tingkat booking! Saat ini, membuat orang menghadiri product demo penuh itu sulit (terutama jika mereka belum mengenal Anda). Jadi, alih-alih itu, kebanyakan organisasi menggunakan “demo teaser”.
Ini adalah video singkat (sekitar 1 menit) yang menampilkan bagian paling menarik atau paling berguna dari produk Anda. Anda tidak menjelaskan semuanya; cukup jelaskan secukupnya agar mereka penasaran.
Misalnya, Anda berkata, “Begini caranya satu bisnis menghemat 10 jam seminggu dengan tool kami.” Lalu tunjukkan fitur tersebut secara langsung.
Manfaatnya? Video ini secara khusus menargetkan orang di tahap “consideration”. Melalui video ini, Anda bisa membuat mereka melihat nilai nyata dari produk Anda dan mendorong mereka untuk memesan demo penuh bersama Anda.
3. Proposal Walkthroughs
Setelah seseorang tertarik untuk membeli dari Anda, biasanya Anda mengirimkan proposal. Namun jika harga, layanan, atau deliverables Anda sedikit rumit, mereka bisa jadi bingung dan menunda keputusan.
Video walkthrough proposal menyelesaikan masalah ini! Dalam strategi outreach penjualan ini:
Anda merekam layar dan menjelaskan poin proposal satu per satu.
Anda menunjukkan arti dari setiap bagian dan apa yang akan mereka dapatkan.
Penjelasan visual tentang harga atau deliverables yang kompleks membuat mereka lebih mudah untuk berkata “YA”. Ini juga menghindari email bolak-balik.
4. Post-Call Follow-ups
Setelah Anda melakukan panggilan atau pertemuan dengan calon klien, jangan hanya mengirim email ucapan terima kasih. Sebagai gantinya, kirim video singkat (30 hingga 60 detik) di mana Anda berkata, “Terima kasih atas panggilannya. Ini yang kita bahas, dan ini yang terjadi selanjutnya.”
Dalam video ini, Anda bisa mengingatkan mereka:
Masalah apa yang mereka sebutkan?
Bagaimana solusi/produk Anda membantu?
Apa yang harus mereka lakukan sekarang (misalnya meninjau proposal atau memesan panggilan berikutnya)?
Ringkasan nilai yang dibahas dan langkah selanjutnya seperti ini meningkatkan tingkat respons. Studi menunjukkan bahwa urutan outreach yang dimulai dengan video menghasilkan hingga 400% lebih banyak peluang dibandingkan yang tidak!
Adopt The Right B2B Video Sales Mindset di 2026 [Jangan Jual, Selesaikan]
Ingin membuat video yang benar-benar ditonton? Selalu ingat bahwa jika Anda menggunakan video untuk menjangkau calon pelanggan, tujuan Anda bukan untuk “menjual” secara langsung. Sebaliknya, tujuan Anda adalah “membantu”.
Ya, orang lebih mungkin menonton dan merespons video Anda jika Anda menyelesaikan masalah yang mereka pedulikan. Itulah mindset sebenarnya di balik video sales enablement. Mari bahas beberapa praktik terbaik yang akan membuat video Anda benar-benar bekerja:
1. Panjang dan Struktur Video yang Ideal (Hook > Value > CTA)
Pastikan video Anda singkat! Sekitar 60–90 detik sudah cukup. Bagi durasi ini menjadi tiga bagian:
Bagian | Durasi Ideal | Fokus |
Hook | 5 detik pertama |
|
Value | 30 hingga 60 detik berikutnya |
|
CTA | 10 hingga 15 detik terakhir |
|
Saat video Anda mengikuti struktur ini, pesannya jelas dan mudah diikuti. Sebagai tips, jangan mencoba mengatakan semuanya. Fokuslah pada satu poin kunci.
2. Teknik Personalisasi
Video generik sudah tidak bekerja lagi! Jika Anda berkata “Hi there” dan mengirim pesan yang sama ke semua orang, kebanyakan orang akan mengabaikannya. Sebagai gantinya, Anda harus menerapkan teknik “personalisasi”, di mana setiap video dibuat seolah-olah khusus untuk orang tersebut.
Menurut Adobe for Business, video yang dipersonalisasi menarik klik-ke-buka yang 16 kali lebih tinggi dibandingkan video yang tidak dipersonalisasi. Mengesankan, bukan? Sekarang, Anda bisa melakukannya dengan:
Menyebutkan nama mereka.
Menyebutkan perusahaan mereka atau sesuatu yang spesifik tentang peran mereka.
Merujuk pada masalah nyata yang mungkin sedang mereka hadapi.
Anda tidak perlu skrip. Cukup berbicara seperti Anda sedang berbicara dengan orang sungguhan. Cari sedikit informasi tentang mereka dan sebutkan dalam video. Riset tambahan satu menit itu bisa membantu Anda tampil beda dan mendapatkan balasan!
3. Latar Belakang, Bahasa Tubuh, dan Nada
Cara Anda terlihat dan terdengar itu penting! Anda tidak perlu studio. Yang penting pastikan:
Wajah Anda terlihat 100%
Latar belakang Anda tidak berantakan
Pencahayaan Anda cukup bagus
Anda mengenakan pakaian sederhana yang mencerminkan brand Anda
Sebagai tips, Anda bisa duduk dekat jendela atau menggunakan lampu meja. Selain itu, saat berbicara, duduk tegak, lihat ke kamera, dan tersenyum secara natural.
Apakah Anda kurang punya kemampuan presentasi? Tidak nyaman menampilkan wajah Anda di video penjualan? Anda tidak harus! Coba Trupeer.ai, alat video B2B terkemuka yang menggunakan avatar AI dan voiceover untuk mengubah rekaman layar Anda yang masih kasar menjadi video penjualan yang rapi. Tidak perlu menampilkan wajah atau berbicara. Mulai gratis hari ini.
5 Tools yang Membuat Anda Terlihat Seperti Pro Video (Bahkan Jika Anda Bukan)
Tahukah Anda? Saat ini, sekitar 83% peluang penjualan baru dalam kampanye multi-touch dimulai dengan pesan video sebagai touchpoint pertama.
Tapi bagaimana video yang efektif seperti itu dibuat? Kebanyakan tim dan sales rep menggunakan tools video B2B untuk membuat video prospecting penjualan mereka yang sempurna. Berikut daftar lima tools video terbaik untuk penjualan yang bisa Anda pertimbangkan pada 2026:
1. Trupeer

Trupeer.ai adalah salah satu tools video terbaik untuk penjualan. Dengan tool ini, Anda bisa membuat video produk berkualitas studio, panduan how-to, dan dokumentasi. Tidak perlu merekrut tim video atau menghabiskan berjam-jam untuk editing. Semua otomatis melalui teknologi kecerdasan buatan terbaru. Organisasi ini mendapat rating 4.9 di G2 dan dipercaya oleh 10.000+ perusahaan di seluruh dunia, seperti Figma, Accenture, Amazon, DIAGEO, dan lainnya.
Fitur Utama Trupeer.ai

Ubah rekaman layar dasar Anda menjadi video yang rapi dan ber- branding dengan avatar AI dan voiceover.
Upload skrip kasar, lalu Trupeer.ai menuliskannya ulang agar terdengar profesional dan 100% jelas.
Buat video yang sama dalam 30+ bahasa secara instan.
Tool video B2B ini otomatis melakukan zoom pada aktivitas mouse dan tindakan penting.
Bersihkan noise latar belakang secara instan pada rekaman Anda (tidak diperlukan mic atau setup khusus).
Harga Trupeer.ai

Free plan - $0 untuk 10 hari
Pro plan - $40 per bulan (ditagih tahunan)
Scale plan - $249 per bulan (ditagih tahunan)
Enterprise plan - Hubungi tim penjualan kami
2. Loom

Loom adalah tools video B2B lain yang memungkinkan Anda merekam layar dan suara. Tool ini menawarkan opsi editing lanjutan, seperti menambahkan overlay atau mengedit latar belakang. Selain itu, tool ini dilengkapi fitur AI yang kuat, seperti meeting recaps dan transkrip yang bisa dicari. Produk ini mendapat rating 4.7 di G2 dan dipercaya oleh 400.000 perusahaan di seluruh dunia.
Fitur Utama Loom

Rekam otomatis meeting langsung dan buat ringkasan, action items, serta transkrip (tidak perlu catatan manual).
Ubah rekaman video Anda menjadi dokumentasi tertulis, laporan bug, atau pesan tim hanya dengan satu klik.
Mudah memotong, menyambung, memberi anotasi, dan menambahkan overlay konten pada video Anda.
Lacak siapa yang menonton video Anda dan bagaimana mereka berinteraksi.
Nikmati kontrol akses dengan password dan pembatasan domain.
Harga Loom

Starter plan - $0
Business plan - $15 per pengguna per bulan (ditagih tahunan)
Business + AI plan - $20 per pengguna per bulan (ditagih tahunan)
Enterprise plan - Hubungi tim penjualan mereka
3. Camtasia

Camtasia adalah editor video yang mudah digunakan dan screen recorder. Produk TechSmith ini banyak digunakan sebagai tools video B2B oleh perwakilan penjualan untuk membuat video yang terlihat profesional (tidak perlu pengalaman editing sebelumnya). Dengan tool ini, Anda bisa merekam layar, menambahkan voice atau teks, mengedit video, lalu membagikannya. Produk ini mendapat rating 4.6 di G2 dan digunakan oleh beberapa organisasi terkemuka, seperti LinkedIn, Microsoft, Google, Apple, dan lainnya.
Fitur Utama Camtasia

Tersedia beberapa tools bawaan seperti pembuatan skrip, text-to-speech, dan AI avatars.
Anda bisa melakukan editing drag-and-drop untuk memotong, memangkas, menambahkan teks, musik, atau efek ke video Anda.
Secara instan translate video Anda ke berbagai bahasa.
Tool video B2B ini dapat diintegrasikan dengan Adobe After Effects, DaVinci Resolve, Microsoft PowerPoint, Audacity, dan lainnya.
Harga Camtasia

Camtasia Essentials - ₹7,099 per tahun (ditagih tahunan)
Camtasia Create - ₹9,999 per tahun (ditagih tahunan)
Camtasia Pro - ₹29,999 per tahun (ditagih tahunan)
4. Heygen

HeyGen adalah salah satu tools video terbaik untuk penjualan pada 2026. Dengan tool ini, Anda bisa mengubah teks menjadi video dengan avatar AI, voiceover yang natural, dan efek visual. Tool ini cocok untuk pemasar dan pemilik usaha kecil yang tidak ingin berinvestasi pada kru kamera atau studio. Tools video B2B ini mendapat rating 4.8 di G2 dan dipercaya oleh 85.000+ pelanggan di seluruh dunia (termasuk brand besar seperti OpenAI dan HubSpot).
Fitur Utama HeyGen

Ubah skrip Anda menjadi video yang terlihat seperti nyata menggunakan “presenter AI yang realistis” yang berbicara dengan suara yang terdengar natural (tidak perlu berada di depan kamera).
Tempelkan posting blog, artikel, atau pesan pemasaran Anda, lalu HeyGen mengubahnya menjadi video lengkap dengan visual dan suara.
Secara instan translate video Anda ke 175+ bahasa dan dialek.
Nikmati pembuatan video berbasis prompt. Anda bisa membuat video lengkap dari prompt teks sederhana.
Harga Heygen

Free plan - $0
Creator plan - $29 per bulan
Team plan - $39 per seat per bulan
Enterprise plan - Hubungi tim penjualan mereka
5. Synthesia

Synthesia adalah tools video B2B lain yang dapat mengubah teks biasa menjadi video profesional. Alih-alih merekrut aktor atau merekam voiceover, Anda cukup menulis skrip dan membiarkan avatar AI serta suara Synthesia menghidupkannya. Tool ini digunakan oleh lebih dari 50.000 perusahaan di seluruh dunia, termasuk 90% dari Fortune 100. Use case utamanya adalah pelatihan, penjualan, dan pemasaran.
Fitur Utama Synthesia

Pilih dari lebih dari 230 avatar yang terlihat nyata atau bahkan buat avatar Anda sendiri.
Tambahkan voiceover yang natural dalam 140+ bahasa dan aksen.
Mudah sesuaikan font, warna, dan latar belakang video Anda agar sesuai dengan brand.
Tool ini dilengkapi fitur kolaborasi bawaan. Anda bisa membagikan video dengan rekan tim dan mengumpulkan umpan balik mereka di satu tempat.
Pastikan konten video Anda tetap terbaru tanpa perlu rekaman ulang.
Harga Synthesia

Basic plan - Gratis
Starter plan - $1,499 per bulan (ditagih tahunan, bayar bulanan)
Creator plan - $4,649 per bulan (ditagih tahunan, bayar bulanan)
Tools Video Terbaik untuk Penjualan? Pemenang = Trupeer
Trupeer.ai adalah satu-satunya tool yang menggabungkan video + AI canggih + panduan/dokumentasi. Saat menggunakannya, Anda tidak perlu tool terpisah untuk training, video sales enablement, atau membuat help docs. Selain itu, tool ini sempurna untuk tim yang tidak ingin tampil di depan kamera. Tools video B2B ini dengan mudah mengubah rekaman layar mentah Anda menjadi video penjualan dan produk yang rapi, menggunakan avatar AI dan voice.
Untuk penjelasan yang lebih jelas, lihat tabel di bawah ini:
Fitur | Trupeer | HeyGen | Synthesia | Loom | Camtasia |
Mendukung Screen Recordings | Ya – berubah menjadi video AI yang rapi | Tidak ada dukungan native | Tidak ada dukungan native | Ya | Ya |
Script Refinement + Storyboarding | AI bawaan untuk penyempurnaan skrip | Prompt dasar ke video | Memerlukan scripting manual | Manual | Manual |
Kemudahan Branding dan Styling | Brand kit lengkap tersedia (font, warna, logo) | Template terbatas | Dukungan brand yang baik | Sangat terbatas | Penyesuaian dasar |
Workflow Pembaruan Video | Konten update sekali klik di berbagai use case | Regenerate atau rekam ulang | Edit berbasis scene | Rekam ulang secara manual | Edit ulang timeline secara manual |
Format Konten yang Dihasilkan | Video + Guides/ Dokumentasi | Video saja | Video saja | Video saja | Video saja |
Dengan Trupeer.ai, ubah rekaman layar mentah atau ide kasar Anda menjadi video penjualan dan produk kelas studio. Tambahkan AI voiceovers, avatar, dan nikmati auto-editing. Coba Trupeer.ai secara gratis hari ini.
Jangan Hanya Merekam! Bahkan Lacak & Optimalkan dengan Trupeer.ai
Membuat dan mengirim video hanyalah satu bagian dari pekerjaan. Sebagai pemilik bisnis atau pemasar, Anda juga harus tahu bagaimana performa video tersebut. Dengan Trupeer.ai, Anda mendapatkan dasbor analitik cerdas yang melacak tindakan penting dari penonton. Dengan metrik ini, Anda bisa meningkatkan pesan, waktu, dan penargetan Anda.
Mari pahami bagaimana Anda bisa menggunakan setiap metrik untuk meningkatkan video penjualan Anda:
Metrik | Artinya | Cara Anda Menggunakannya |
Watch Time | Menunjukkan seberapa banyak video Anda benar-benar ditonton oleh penonton. |
|
Engagement | Melacak interaksi seperti klik, replay, atau skip. |
|
Viewer Insights | Menunjukkan siapa yang menonton, kapan, dan berapa kali. |
|
Open Rates | Jumlah orang yang membuka email video Anda atau mengklik tautan video Anda. |
|
Reply Rates | Berapa banyak orang yang membalas setelah menonton. |
|
Bounce Rates | Email yang gagal mencapai inbox. |
|
Strategi outreach penjualan yang ideal adalah selalu meninjau analitik Anda setiap minggu. Melalui pola, Anda bisa dengan mudah mengetahui jenis video dan pesan mana yang benar-benar mendorong prospek Anda untuk maju.
Hentikan Kesalahan Rookie Ini!
Terakhir, jika Anda baru di video outreach, Anda bisa membuat beberapa kesalahan umum. Kesalahan ini bisa membuat video Anda kurang mudah ditonton atau kurang dipercaya! Mari lihat 5 hal yang tidak boleh Anda lakukan sejak awal:
Jangan gunakan skrip generik yang sama untuk setiap prospek.
Jangan pilih thumbnail video yang buruk atau canggung.
Jangan kirim video sebelum menguji audio dan video.
Jangan berbicara terlalu cepat atau terdengar terlalu seperti skrip.
Jangan gunakan video yang terlalu banyak diedit hingga terasa tidak natural.
Ingin menghindari sakit kepala editing atau rekaman ulang? Dengan Trupeer.ai, yang Anda butuhkan hanyalah ide mentah atau rekaman layar Anda. Dengan menggunakan tool perekaman video gratis seperti Trupeer, Anda bisa menangkap layar Anda lalu membiarkan AI menambahkan polish skrip, avatar, voiceover, dan sentuhan visual. Klaim 10 menit video AI gratis Anda hari ini!
FAQ
1. Saya tidak percaya diri saat di depan kamera. Apakah saya masih bisa melakukan video outreach untuk B2B?
A. Ya, dengan menggunakan tools seperti Trupeer.ai, Anda bisa membuat video profesional tanpa menampilkan wajah. Yang perlu Anda lakukan adalah membuat rekaman layar dasar. Selanjutnya, tool video B2B ini mengubah video mentah Anda menjadi video kelas studio. Secara otomatis menambahkan efek, avatar, voiceover, dan menyoroti tindakan penting.
Dengan cara ini, Anda tetap bisa menyampaikan pesan video tanpa perlu kemampuan atau rasa percaya diri untuk tampil di depan kamera.
2. Bagaimana cara menyusun video penjualan agar orang benar-benar menontonnya?
Bicaralah seolah Anda sedang menjelaskan sesuatu kepada teman yang cerdas. Untuk membuat video berkualitas tinggi, ikuti format sederhana 3 langkah ini:
Langkah I: Buat hook dalam 5 detik pertama untuk menarik perhatian.
Langkah II: Tambahkan value dalam 20-40 detik berikutnya dengan menjelaskan apa manfaatnya bagi mereka.
Langkah III: Dalam 10 detik terakhir, minta langkah berikutnya.
Disarankan juga agar video Anda berdurasi di bawah 1 menit.
3. Apa yang harus saya hindari saat membuat video penjualan B2B?
Avoid terdengar generik! Anda harus mencoba mempersonalisasi setiap pesan, bahkan jika hanya satu baris tentang perusahaan atau orang tersebut. Selain itu, selalu uji mic dan pencahayaan sebelum merekam. Terakhir, jangan pernah mengabaikan thumbnail karena itu adalah kesan pertama Anda!
4. Bagaimana cara mengetahui apakah video outreach B2B saya berhasil?
Tools video B2B populer seperti Trupeer.ai menampilkan analitik video yang detail, seperti watch time, titik drop-off, balasan, dan open rates. Analisis metrik ini untuk mengetahui ruang perbaikan. Misalnya:
Katakanlah sebagian besar penonton Anda berhenti di awal. Sekarang, ini berarti hook Anda perlu lebih baik.
Begitu juga, misalnya watch time video Anda tinggi, tetapi Anda tidak mendapatkan balasan. Sekarang, Anda harus memikirkan ulang CTA Anda.
Blog Terkait


